081235077224 Tas Berkat Anyam Harga Tas Etnik, Harga Tas Hajatan, Harga Tas Hantaran, Harga Tas Hotel, Harga Tas Jinjing, Harga Tas Laundry, Harga Tas Pasar, Harga Tas Plastik, Harga Tas Ramah Lingkungan, Harga Tas Selamatan, Harga Tas Sembako, Harga Tas Souvenir, Harga Tas Syukuran, Harga Tas Tahlilan, Harga Tas Tasyakuran, Harga Tas Tenteng, Harga Tas UMKM, Harga Tas Walimahan, Harga Tas Webbing, Harga Tas Wisata
Bagaimana sejarah hampers? Mengutip LA Times, sulit untuk
menentukan kapan hampers pertama kali ada. Alasannya, makna “hampers”
bervariasi dari waktu ke waktu. Kamus Inggris Oxford mendefinisikan hamper
sebagai keranjang besar atau wadah anyaman dengan penutup yang umumnya dipakai
untuk wadah mengepak. Dulu, biasanya menggunakan kotak peti mati. Akan tetapi,
sejak tahun 1.500, biasanya menggunakan wadah terbuat dari anyaman. Sementara
itu, merujuk pada Dictionary of American Regional English, pengertian hamper
merujuk pada penggunaannya pada tahun 1800. Kala itu, digunakan untuk menyimpan
buah-buahan sayuran, atau biji-bijian di tempat sampah besar yang mereka sebut
dengan “bushel hamper” atau “hamper basket”.
Pada tahun 1897, hampers sebagai tempat pakaian menjadi
populer diperkenalkan oleh perusahaan Sears dan Roebuck and Co yang menawarkan
hampers model anyaman. Sementara itu, melansir Highland Fayre, sejarah hamper
sudah ada sejak zaman William the Conqueror. Konsep keranjang bingkisan ini
telah dimulai di Perancis, dengan keranjang berisi penuh. Kemudian,
diperkenalkan pula di Inggris pada abad ke-11. Namun, pada masa Ratu Victoria,
tata cara pemberian hadiah menggunakan hampers ini kemudian menjadi semakin
populer. Pada tahun 1800, saat perkembangan rel kereta api semakin maju,
hampers juga menjadi tradisi memberi barang yang dikirimkan kepada teman.
Seiring berjalannya waktu, hampers kemudian menjadi hal yang wajar diberikan
oleh siapa pun terutama saat hari-hari spesial.
Parsel dan hampers
Melansir dari Klasika
Kompas, istilah hamper maupun parsel kerap kali saling tumpang tindih. Perlu
diketahui, parsel berasal dari serapan Bahasa Inggris parcel yang berarti
sesuatu yang sudah dibungkus. Oleh karena itu, dalam dunia pengiriman barang,
parsel merujuk pada semua barang yang dikirim selama dibungkus dengan baik.
Parsel juga bersifat umum. Tak ada perlakuan khusus atau intim karena layaknya
paket yang dikirim lewat ekspedisi pada umumnya. Sementara, hampers lebih
mengacu pada bahasa Inggris yang berarti keranjang.
Jika bingkisan dikirim memakai keranjang, seharusnya lebih
tepat disebut hampers. Hamper juga memiliki perlakukan khusus dan sifat lebih
khusus dibanding parsel. Namun, di Indonesia, orang tak mempermasalahkan
penyebutannya karena tak mengubah makna sebenarnya. Sebab, parsel tak melulu kotak berbungkus
kertas dan hampers tak selalu diberikan dalam bentuk keranjang.

.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
No comments:
Post a Comment